BANDAR LAMPUNG – UMKM Merah Putih (UMKM MP) PWDPI akan menggelar Kelas Baking pada Sabtu, 1 Agustus 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai di Nusadaya Academy, Bandar Lampung. Kegiatan ini ditujukan untuk memberikan pelatihan keterampilan membuat produk bakery yang memiliki nilai jual, sekaligus mendorong tumbuhnya usaha mikro di masyarakat.
Dalam pelatihan tersebut, peserta dijadwalkan mempelajari tiga resep, yaitu Banana Bread Crunchy, Bolu Ketan Red Velvet, dan Sus Gulung Abon. Panitia menyebut seluruh materi dirancang agar dapat langsung dipraktikkan sebagai peluang usaha rumahan.
Ketua Srikandi DPP PWDPI yang juga menjabat sebagai Dewan Pengawas UMKM Merah Putih PWDPI, Rosita Gosi, menyampaikan bahwa pelatihan keterampilan merupakan salah satu upaya yang dapat mendukung peningkatan kapasitas masyarakat.
“Pelatihan seperti ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan praktis yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha. Kami berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh keterampilan dan meningkatkan daya saing,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).
Sementara itu, Ketua Umum UMKM Merah Putih PWDPI, Santi Dessyani, SE., menjelaskan bahwa materi pelatihan dipilih berdasarkan pertimbangan nilai jual produk serta kemudahan penerapannya oleh peserta.
Menurutnya, biaya pendaftaran sebesar Rp75.000 telah mencakup bahan praktik, modul resep, konsumsi, dan goodie bag. Ia berharap peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut untuk mengembangkan usaha setelah kegiatan berakhir.
“Kami berharap peserta memperoleh keterampilan yang dapat langsung diterapkan dan menjadi salah satu alternatif dalam meningkatkan pendapatan keluarga,” katanya.
Panitia menyampaikan bahwa jumlah peserta dibatasi. Masyarakat yang berminat mengikuti pelatihan dapat menghubungi panitia melalui Nurhayati di nomor 0896-3050-7707 untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan UMKM yang diselenggarakan oleh UMKM Merah Putih PWDPI dengan fokus pada pengembangan keterampilan dan peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro.













