BANYUASINBERITAPALEMBANGSUMSELNEWS

Jalan Rusak di Desa Enggal Rejo Dikeluhkan Warga, Pengiriman Hasil Tani ke Palembang Terhambat

15
×

Jalan Rusak di Desa Enggal Rejo Dikeluhkan Warga, Pengiriman Hasil Tani ke Palembang Terhambat

Sebarkan artikel ini

Banyuasin (29/06/2026) — Kondisi sejumlah ruas jalan di Desa Enggal Rejo, Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin, dikeluhkan masyarakat. Jalan yang tampak berlumpur, berlubang, dan sulit dilalui kendaraan diduga menjadi penghambat utama aktivitas warga, terutama para petani dan pengusaha pengiriman hasil tani menuju Palembang.

Dari pantauan di lokasi, sejumlah kendaraan pengangkut hasil pertanian terlihat harus melintas dengan hati-hati. Bahkan, pada beberapa titik jalan tampak rusak parah, becek, dan berlumpur, sehingga menyulitkan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk melintas. Kondisi ini dinilai sangat merugikan masyarakat yang menggantungkan ekonomi dari hasil kebun dan pertanian.

Salah seorang warga Desa Enggal Rejo yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kerusakan jalan tersebut sudah lama dirasakan masyarakat. Namun hingga kini, belum terlihat adanya penanganan serius dari pemerintah desa maupun pihak terkait.

“Kalau hujan, jalan ini makin parah. Mobil susah lewat, motor sering tergelincir. Kami ini petani, hasil kebun harus dibawa keluar desa. Kalau jalannya begini terus, biaya angkut jadi mahal, waktu juga habis di jalan,” ujar warga tersebut.

Warga lainnya juga menilai, pemerintah desa seharusnya lebih peka terhadap kondisi jalan yang menjadi akses penting masyarakat. Menurutnya, jalan tersebut bukan hanya digunakan warga setempat, tetapi juga menjadi jalur pengangkutan hasil tani menuju wilayah lain, termasuk Palembang.

“Kami berharap kepala desa dan perangkat desa jangan tutup mata. Jalan ini urat nadi ekonomi masyarakat. Kalau jalan rusak, yang susah bukan satu dua orang, tapi hampir semua warga,” katanya.

Keluhan serupa juga disampaikan salah satu pengguna jalan yang kerap melintas membawa hasil tani. Ia menyebut kondisi jalan rusak membuat kendaraan cepat rusak dan perjalanan menjadi lebih lama.

“Biasanya kalau jalan bagus, pengiriman bisa cepat. Tapi sekarang harus pelan-pelan, takut mobil amblas atau patah bagian bawah. Ini jelas merugikan pengusaha kecil dan petani,” ungkapnya.

Masyarakat menduga kurangnya perhatian dari pemerintah desa menjadi salah satu penyebab lambannya perbaikan jalan tersebut. Selain itu, warga juga berharap Camat Air Salek turun langsung meninjau kondisi jalan di setiap desa, khususnya di Desa Enggal Rejo yang dinilai membutuhkan perhatian serius.

Warga meminta Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Camat Air Salek, kepala desa, serta pihak terkait segera mengambil langkah nyata. Perbaikan jalan dinilai mendesak karena menyangkut kepentingan ekonomi masyarakat, keselamatan pengguna jalan, dan kelancaran distribusi hasil pertanian.

Hingga berita ini disusun, pihak pemerintah desa maupun Kecamatan Air Salek belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut. Masyarakat berharap persoalan ini tidak hanya menjadi tontonan musiman setiap jalan rusak viral, tetapi benar-benar ditindaklanjuti dengan pembangunan yang berpihak kepada rakyat.