BANDAR LAMPUNG — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui seremoni, tetapi juga melalui kebersamaan dan penguatan pelaku ekonomi kerakyatan. Pengurus dan anggota UMKM Merah Putih PWDPI turut memeriahkan rangkaian perlombaan yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Lampung, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Disperindag Provinsi Lampung tersebut diikuti dengan antusias oleh para peserta. Berbagai perlombaan bernuansa kemerdekaan dikemas sekaligus sebagai sarana mempererat hubungan antar-pelaku UMKM dan memperkenalkan beragam produk unggulan daerah.
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Zimmi Skil Sauki Shobier. Turut hadir Tira Paraniba S., S.H., M.H., istri Kepala Disperindag Provinsi Lampung, yang berkesempatan berfoto bersama para pelaku UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Zimmi menekankan bahwa peringatan kemerdekaan semestinya menjadi momentum untuk membangkitkan semangat berkarya, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kegiatan ini saya buka untuk membuktikan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diucapkan, tetapi diwujudkan dengan kerja nyata. UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat,” ujar Zimmi.
Ia mengapresiasi keikutsertaan UMKM Merah Putih PWDPI bersama kelompok usaha lainnya. Menurutnya, pelaku UMKM perlu terus meningkatkan kualitas dan daya saing produk agar mampu memperluas pasar.
Zimmi juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan pendampingan dan fasilitasi kepada pelaku usaha sehingga produk-produk lokal Lampung semakin dikenal, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga berpeluang menembus pasar ekspor.
“Teruslah berkarya, tingkatkan kualitas produk dan saling mendukung. Pemerintah siap mendampingi dan memfasilitasi agar produk lokal Lampung semakin dikenal luas. Bersama kita bangun kemandirian ekonomi yang kokoh dari akar rumput,” katanya.
UMKM Merah Putih PWDPI Dorong Kekompakan Pelaku Usaha
Ketua Umum UMKM Merah Putih PWDPI, Santi Dessyani, S.E., menyampaikan apresiasi kepada Disperindag Provinsi Lampung yang telah menghadirkan kegiatan bernuansa kemerdekaan sekaligus membuka ruang interaksi bagi para pelaku usaha.
Menurut Santi, kemerdekaan bagi pelaku UMKM juga dapat dimaknai sebagai semangat untuk mandiri, berani berinovasi, serta membangun usaha yang mampu menopang perekonomian keluarga dan masyarakat.
“Kehadiran kami merupakan wujud semangat merdeka yang nyata, dengan saling bergandengan tangan, belajar bersama, serta mengangkat usaha rakyat agar semakin maju,” ungkap Santi.
Ia menjelaskan, perlombaan seperti estafet produk dan tebak produk UMKM tidak sekadar menjadi hiburan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun kekompakan sekaligus mengenalkan produk yang dihasilkan sesama pelaku usaha.
“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi, menjaga kualitas produk dan bersama-sama memajukan ekonomi keluarga serta masyarakat. Semoga kebersamaan ini membawa manfaat dan kemajuan bagi UMKM di Bumi Lampung,” lanjutnya.
Kemerdekaan Jadi Momentum Memperkuat Ekonomi Kerakyatan
Kegiatan tersebut turut didampingi Leni Sriharyanti, S.H.I., M.Pd. Ia menilai perlombaan yang digelar memiliki nilai positif karena mampu membangun kerja sama tim sekaligus menjadi media untuk memperkenalkan keberagaman produk unggulan lokal.
Menurut Leni, kolaborasi antara pemerintah, organisasi, komunitas, dan pelaku UMKM menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
“UMKM Merah Putih PWDPI berkomitmen untuk terus aktif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat serta membangun kerja sama dengan berbagai instansi terkait demi mendorong kemajuan ekonomi kerakyatan,” pungkasnya.
Partisipasi UMKM Merah Putih PWDPI dalam peringatan HUT RI ke-81 tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diterjemahkan dalam berbagai bentuk. Bagi pelaku usaha, kemerdekaan bukan hanya mengenang perjuangan masa lalu, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi, memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas produk, dan membuka peluang agar UMKM lokal mampu naik kelas.
(Humas PWDPI)













