BERITAPALEMBANGSUMSELNEWS

Bocah 5 Tahun yang Hilang Berhasil Ditemukan, Polsek Seberang Ulu II Antar Fahri Kembali ke Pelukan Orang Tuanya

9
×

Bocah 5 Tahun yang Hilang Berhasil Ditemukan, Polsek Seberang Ulu II Antar Fahri Kembali ke Pelukan Orang Tuanya

Sebarkan artikel ini

Palembang (25/06/2026)  – Kepedulian warga dan gerak cepat personel Polsek Seberang Ulu II membuahkan hasil. Seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun yang sempat hilang dari rumah akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan kedua orang tuanya dalam keadaan selamat, Kamis siang.

Bocah tersebut diketahui bernama Muhammad Fahri (5), putra dari M. Agung Saputra (34), seorang karyawan swasta, yang berdomisili di Jalan KH Azhari, Lorong Jambe No. 308 RT 09 RW 03, Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang.

Berdasarkan keterangan orang tuanya, Fahri keluar rumah sekitar pukul 10.00 WIB tanpa sepengetahuan keluarga. Saat itu ayahnya sedang bekerja di kawasan KM 18 Talang Kelapa, sementara ibunya, Ramadona, tengah mengasuh adik Fahri yang masih berusia dua tahun.

Karena tidak menyadari Fahri keluar rumah, keluarga baru mengetahui anak tersebut hilang setelah beberapa saat dilakukan pencarian di sekitar lingkungan tempat tinggal.

Sementara itu, warga menemukan Fahri berada sekitar dua kilometer dari rumahnya pada pukul 12.00 WIB. Melihat kondisi anak yang berjalan seorang diri, warga kemudian membawa Fahri ke rumah Ketua RT 14 RW 04.

Selanjutnya Ketua RT menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan 14 Ulu, Aipda Eko, yang kemudian membawa Fahri ke Polsek Seberang Ulu II agar mendapatkan perlindungan sekaligus dilakukan upaya pencarian keluarganya.

Sesampainya di Mapolsek sekitar pukul 12.20 WIB, anggota kepolisian berusaha menenangkan Fahri dengan mengajaknya makan dan bermain. Namun petugas sempat mengalami kesulitan karena Fahri tidak mudah diajak berkomunikasi maupun berinteraksi.

Sekitar satu jam kemudian, ayah Fahri datang ke Polsek Seberang Ulu II setelah mendapat telepon dari istrinya yang mengabarkan bahwa anak mereka hilang. Bersamaan dengan itu, informasi mengenai ditemukannya seorang anak berbaju merah, berusia sekitar lima tahun, dengan ciri bekas luka di bagian kening juga telah menyebar di lingkungan masyarakat, sehingga orang tua meyakini bahwa anak tersebut adalah Fahri.

Setelah dilakukan verifikasi identitas dan memastikan hubungan keluarga, petugas menyerahkan Fahri kepada kedua orang tuanya.

Ayah Fahri menyampaikan rasa syukur sekaligus mengucapkan terima kasih kepada warga, Bhabinkamtibmas, dan jajaran Polsek Seberang Ulu II yang telah menjaga serta merawat putranya hingga dapat kembali berkumpul bersama keluarga.

Kapolsek: Kepedulian Warga Menjadi Kunci

Kapolsek Seberang Ulu II, Kompol Dedi Rahmad Hidayat, SH, mengatakan keberhasilan menemukan keluarga Fahri merupakan hasil sinergi yang baik antara masyarakat dan kepolisian.

“Kami mengapresiasi kepedulian warga yang tidak mengabaikan keberadaan anak tersebut. Langkah membawa anak ke Ketua RT dan kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas merupakan tindakan yang tepat. Di Polsek, anak kami berikan perlindungan, makanan, dan pendampingan sampai orang tuanya datang. Alhamdulillah, Fahri dapat kembali kepada keluarganya dalam keadaan sehat dan selamat,” ujar Kompol Dedi.

Ia juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama yang masih balita, mengingat mereka belum memahami berbagai risiko ketika berada di luar rumah tanpa pendampingan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu mengawasi anak-anaknya. Beberapa menit lengah saja dapat berpotensi menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Jika menemukan anak yang tersesat, segera laporkan kepada perangkat RT, Bhabinkamtibmas, atau kantor kepolisian terdekat,” tambahnya.

Pengamat Hukum: Kepedulian Masyarakat Patut Dicontoh

Pengamat hukum, Suwito Winoto, SH., MH, menilai tindakan warga dan aparat kepolisian dalam peristiwa tersebut mencerminkan pelaksanaan tanggung jawab sosial yang patut diapresiasi.

Menurutnya, keselamatan anak merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan negara.

“Apa yang dilakukan warga dan jajaran Polsek Seberang Ulu II merupakan contoh nyata hadirnya kepedulian sosial. Ketika menemukan seorang anak yang diduga tersesat atau hilang, langkah yang benar adalah memberikan perlindungan dan segera menyerahkannya kepada aparat yang berwenang agar identitas keluarganya dapat diverifikasi dengan baik,” kata Suwito.

Ia berharap peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, sekaligus mendorong masyarakat untuk tidak ragu membantu apabila menemukan anak yang membutuhkan pertolongan.

Peristiwa ini pun berakhir dengan penuh haru ketika Muhammad Fahri akhirnya kembali ke pelukan kedua orang tuanya, setelah sempat menghilang selama beberapa jam. Kejadian tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian masyarakat dan respons cepat kepolisian dapat memberikan rasa aman serta menghadirkan kebahagiaan bagi sebuah keluarga.